-->

Food

Iklan

Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Megaluh Jombang, Polisi Selidiki Dugaan Pembuangan Bayi

Senin, Maret 16, 2026, 7:37:00 AM WIB Last Updated 2026-03-16T00:37:14Z

Jombang,Kompasgrups.com-Warga Dusun Palombo, Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang mengapung di aliran sungai setempat pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.


Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sejumlah pekerja proyek yang sedang berada di sekitar lokasi sungai. Saat melihat benda mencurigakan yang mengapung di aliran air, mereka kemudian mendekat dan terkejut setelah mengetahui bahwa benda tersebut merupakan jasad seorang bayi.


Karena merasa tidak berani mengevakuasi sendiri, para pekerja proyek tersebut akhirnya melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian setempat. Tidak lama kemudian, petugas dari Polsek Megaluh bersama warga datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

Salah satu warga setempat, Indri, mengatakan informasi mengenai penemuan bayi tersebut dengan cepat menyebar ke masyarakat sekitar sehingga banyak warga berdatangan untuk melihat langsung di lokasi kejadian.


“Awalnya yang mengetahui orang-orang proyek di sekitar lokasi. Mereka tidak berani mengambil sendiri, lalu memanggil polisi.Setelah itu baru ramai warga datang,” ujarnya kepada wartawan.


Menurut keterangan warga, kondisi jasad bayi perempuan tersebut diduga belum lama meninggal dunia. Hal itu terlihat dari kondisi tubuh bayi yang masih utuh saat ditemukan mengapung di sungai.


Warga lainnya, Zuli, mengaku mengetahui peristiwa itu setelah lokasi kejadian sudah dipadati masyarakat. Ia menyebut bayi tersebut awalnya terbawa arus air sebelum akhirnya tersangkut di bagian bawah jembatan yang melintasi sungai di Dusun Palombo.


“Saya datang ke lokasi sudah ramai. Katanya bayi itu awalnya terbawa arus sungai lalu tersangkut di bawah jembatan. Bayinya tanpa busana, masih ada tali pusarnya, tetapi ari-arinya sudah tidak ada,” jelasnya.


Dari kondisi fisiknya, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan mengapung di aliran sungai. Dugaan ini diperkuat dengan masih adanya tali pusar yang menempel pada tubuh bayi.


Sementara itu, Kapolsek Megaluh AKP Trisulo Hadi Warjianto membenarkan adanya penemuan jasad bayi perempuan tersebut di wilayah hukumnya. Ia menyebut pihak kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.“Iya benar, bayi perempuan. Dari penampakannya diduga baru dilahirkan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.


Menurutnya, setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jenazah bayi tersebut langsung dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi guna memastikan penyebab kematian bayi tersebut.“Jenazah sudah kami evakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang untuk diautopsi.Tujuannya untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi tersebut,” jelasnya.


Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Polisi juga berupaya menelusuri kemungkinan adanya dugaan tindak pidana pembuangan bayi yang menyebabkan bayi tersebut ditemukan di aliran sungai.


Petugas juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan.


Kasus penemuan bayi ini menambah daftar peristiwa serupa yang sempat menghebohkan warga di wilayah Kabupaten Jombang. Polisi berharap melalui penyelidikan yang dilakukan, pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut dapat segera diketahui.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Megaluh Jombang, Polisi Selidiki Dugaan Pembuangan Bayi
  • 0

Terkini

Music