-->

Food

Iklan

Pengurus Inti PSSI Banyuwangi Rangkap Panitia Piala Ketua, PMJ FC Soroti Profesionalisme Kompetisi

Senin, Mei 25, 2026, 4:46:00 PM WIB Last Updated 2026-05-25T09:46:57Z

BANYUWANGI,kompasgrups.Com – Susunan kepengurusan baru PSSI Banyuwangi periode 2025–2029 mulai menjadi perhatian publik sepak bola daerah. Sejumlah nama yang masuk dalam jajaran inti organisasi diketahui juga terlibat langsung dalam kepanitiaan ajang Piala Ketua PSSI Banyuwangi yang saat ini berlangsung di Stadion RTH Maron Genteng.


Dalam struktur kepengurusan terbaru, Michael Edy Hariyanto dipercaya menjabat Ketua PSSI Banyuwangi. Ia didampingi Untung Al Akbar sebagai Wakil Ketua. Sementara posisi Sekretaris dijabat Rudi Hartono Latif dan Bendahara dipercayakan kepada Toni Hartono.


Sorotan publik muncul lantaran nama Rudi Hartono Latif yang kini menjabat Sekretaris PSSI Banyuwangi juga memegang peran sentral dalam pelaksanaan turnamen Piala Ketua PSSI Banyuwangi. Ia diketahui dipercaya sebagai Ketua Panitia dalam turnamen yang tengah menyita perhatian pecinta sepak bola Banyuwangi tersebut.


Di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut, sejumlah pertandingan justru menuai kontroversi. Mulai dari minimnya penerangan stadion saat laga malam, keputusan perangkat pertandingan, hingga memanasnya tensi antarsuporter di lapangan.


Sorotan itu juga datang dari kubu PMJ FC krikilan  yang sebelumnya sempat melayangkan protes keras terhadap sejumlah keputusan pertandingan. Big Bos PMJ FC, Andre Tri Waluyo, menilai kepengurusan baru PSSI Banyuwangi harus mampu menunjukkan profesionalisme dan keberanian dalam menjaga marwah kompetisi.


Menurut Andre, pihaknya bahkan telah mengajukan permohonan hearing kepada DPRD Banyuwangi menyusul keputusan panitia yang dianggap merugikan timnya dalam jalannya turnamen.


“Dengan kondisi seperti ini kami merasa perlu meminta perhatian DPRD Banyuwangi. Kami ingin ada evaluasi terbuka terhadap keputusan panitia maupun jalannya kompetisi agar sepak bola Banyuwangi bisa berjalan sehat dan profesional,” ujar Andre Tri Waluyo.


Ia juga menyinggung dugaan adanya intimidasi serta provokasi yang melibatkan oknum suporter Persegam Gambiran dalam pertandingan yang berlangsung panas tersebut. Namun hingga kini, menurutnya, persoalan tersebut terkesan belum mendapatkan perhatian serius.


“Kami berharap semua pihak berani bersikap objektif. Jangan sampai ada dugaan intimidasi ataupun provokasi yang justru terkesan dibiarkan dan akhirnya membuat suasana kompetisi menjadi tidak kondusif,” tambahnya.


Piala Ketua PSSI Banyuwangi sendiri kini dianggap menjadi barometer awal kepengurusan baru dalam membangun wajah sepak bola Banyuwangi ke depan. Selain suksesnya kompetisi senior, masyarakat juga menantikan langkah konkret PSSI Banyuwangi dalam pembinaan usia dini, peningkatan kualitas wasit, pembenahan sistem kompetisi, hingga lahirnya talenta-talenta muda potensial dari Banyuwangi.


Sementara ketua panitia piala ketua pssi banyuwangi saat di lakukan dialog dengan pihak PMJ Fc krikilan mengatakan bahwa pihak nya telah melakukan komunikasi dengan pihak offiel PMJ Fc kala itu dan telah berkordinasi dengan pihak keamanan. Agar suporter persegam mundur. (Tim)

Komentar

Tampilkan

  • Pengurus Inti PSSI Banyuwangi Rangkap Panitia Piala Ketua, PMJ FC Soroti Profesionalisme Kompetisi
  • 0

Terkini

Music