-->

Food

Iklan

Desi Banteng FC vs PSG FC Berjalan Aman dan Sportif, Panitia Diminta Belajar dari Laga Sebelumnya

Minggu, Mei 24, 2026, 5:37:00 PM WIB Last Updated 2026-05-24T10:37:38Z

BANYUWANG,Kompasgrups.Com — Laga penentu tiket menuju babak 8 besar Piala Ketua PSSI Kabupaten Banyuwangi antara Desi Banteng FC kontra PSG FC berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Pertandingan yang dipadati ratusan suporter itu diwarnai aksi jual beli serangan sejak menit awal pertandingan.Minggu (24/5/2026) 


Desi Banteng FC tampil agresif pada babak pertama. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil setelah Lerby Aliabdri sukses merobek jala gawang PSG FC melalui tendangan menyilang keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang lawan. Gol tersebut langsung membakar semangat para pemain dan suporter Desi Banteng FC di pinggir lapangan.


Memasuki babak kedua, PSG FC mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil setelah terjadi kemelut di dalam kotak penalti Desi Banteng FC. Bola liar berhasil dimanfaatkan pemain PSG FC untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pertandingan semakin menegangkan saat memasuki menit-menit akhir. Komisi pertandingan melalui sang “jenderal lapangan hijau” memberikan tambahan waktu tiga menit. Kedua tim saling menekan demi mencuri gol kemenangan, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan imbang.


Atmosfer pertandingan berlangsung panas namun tetap penuh sportivitas. Adu strategi, duel lini tengah, hingga peluang demi peluang yang tercipta membuat laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam gelaran Piala Ketua PSSI Banyuwangi musim ini.


Sejumlah suporter dari kedua kubu turut memberikan komentar usai pertandingan. Pendukung Desi Banteng FC mengaku puas dengan perjuangan tim meski gagal mengamankan kemenangan.


“Pemain sudah tampil habis-habisan. Kami bangga karena tim mampu mendominasi di babak pertama, meski akhirnya harus berbagi poin,” ujar salah satu suporter Desi Banteng FC di tribun stadion.


Sementara itu, suporter PSG FC menilai hasil imbang menjadi bukti semangat juang tim yang tidak menyerah hingga akhir pertandingan.


“Babak kedua PSG FC bermain lebih berani. Gol balasan itu menunjukkan mental pemain tetap kuat meski sempat tertinggal,” ungkap pendukung PSG FC usai laga.


Kendati pertandingan berlangsung relatif kondusif, komentar pedas juga disampaikan sejumlah suporter kepada pihak panitia pelaksana agar meningkatkan sistem pengamanan di setiap laga Piala Ketua PSSI Banyuwangi. Kritik tersebut dipicu insiden pada pertandingan sebelumnya antara PMJ FC kontra Persegam Gambiran, di mana sejumlah suporter  persegam viral di medsos merusak pagar stadion hingga masuk ke dalam lapangan.


Peristiwa itu menjadi perhatian serius para pecinta sepak bola Banyuwangi. Mereka berharap panitia dan aparat keamanan dapat melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.


“Antusias suporter memang luar biasa, tapi keamanan stadion juga harus jadi prioritas. Jangan sampai kejadian perusakan pagar dan suporter masuk lapangan terulang lagi,” ujar Sifa  salah satu penonton usai pertandingan.


Hasil imbang antara PSG FC dan Desi Banteng FC pun membuat persaingan menuju babak berikutnya semakin ketat dan membuka peluang kedua tim untuk terus bersaing dalam perebutan tiket fase selanjutnya di Piala Ketua PSSI Kabupaten Banyuwangi.


Adu drama tendangan finalty menjadi  kunci kemenangan  bagi kedua tim. Namun kembali lagi dewa fortuna masih di miliki oleh  oleh Desi banteng Fc Muncar dan melaju ke partai semifinal.(Atmaja)

Komentar

Tampilkan

  • Desi Banteng FC vs PSG FC Berjalan Aman dan Sportif, Panitia Diminta Belajar dari Laga Sebelumnya
  • 0

Terkini

Music