BANYUWANGI,Kompasgrups.Com – Menjelang datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan elemen masyarakat kembali diperkuat. Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Cipta Kondisi yang digelar di Mapolsek Songgon, Rabu (10/6/2026) sore.
Sejak pukul 15.30 WIB, sejumlah tokoh dan perwakilan instansi mulai berdatangan memenuhi ruang pertemuan Mapolsek Songgon. Pertemuan ini menjadi wadah menyatukan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama agar peringatan malam pergantian tahun Hijriah dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono, S.H., memimpin langsung jalannya rapat. Hadir pula perwakilan Koramil 0825/20 Songgon, Sertu Ayub Suwari, mewakili Danramil, serta Abdul Hadi dari Satpol PP Kecamatan Songgon yang hadir mewakili Camat Songgon. Turut hadir perwakilan perguruan silat PSHT, Kera Sakti, dan Tapak Suci yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan sosial di wilayah Songgon
Dalam sambutannya, Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono menegaskan bahwa keamanan wilayah tidak bisa dibebankan hanya kepada aparat keamanan semata. Menurutnya, keberhasilan menjaga kondusivitas daerah sangat ditentukan oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat
"Menjelang peringatan 1 Muharram, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar perguruan silat, untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Perbedaan organisasi jangan menjadi pemicu gesekan, tetapi justru menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat," ujar AKP Pudji Wahyono.
Sementara itu, Sertu Ayub Suwari yang mewakili Koramil 0825/20 Songgon menyampaikan bahwa TNI siap mendukung setiap langkah yang dilakukan Polri dan pemerintah daerah dalam menciptakan situasi yang aman selama perayaan Tahun Baru Islam.
"Sinergitas yang selama ini sudah terbangun dengan baik harus terus dipertahankan. Kami berharap seluruh elemen masyarakat mampu menjadi pelopor perdamaian dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing," katanya
Hal senada disampaikan Abdul Hadi yang mewakili Pemerintah Kecamatan Songgon. Ia mengajak seluruh tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk terus membangun komunikasi yang baik serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
"Momentum Tahun Baru Islam harus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Pemerintah Kecamatan sangat mengapresiasi kegiatan koordinasi seperti ini karena mampu mencegah potensi konflik sejak dini," ungkapnya.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para perwakilan perguruan silat diberikan kesempatan menyampaikan masukan serta komitmen organisasi masing-masing dalam mendukung terciptanya keamanan wilayah
Mustakim selaku perwakilan PSHT menyatakan pihaknya siap mendukung seluruh upaya aparat dalam menjaga ketertiban masyarakat selama peringatan 1 Muharram.
"Kami mengimbau seluruh warga PSHT agar tetap menjaga nama baik organisasi, mematuhi aturan yang berlaku, dan mengedepankan persaudaraan sehingga peringatan Tahun Baru Islam dapat berjalan dengan damai," tegasnya.
Komitmen serupa juga disampaikan perwakilan Kera Sakti dan Tapak Suci yang menyatakan siap bersinergi dengan aparat keamanan serta mengajak seluruh anggotanya untuk menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah
Melalui rapat koordinasi ini, tercermin kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk memastikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Songgon berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat. (Atmaja)
