Jombang,Kompasgrups.com-Fenomena angin kencang yang datang secara tiba-tiba menerjang Perumahan De Griyaland, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.20 WIB. Meski saat kejadian cuaca terpantau cerah dan cenderung panas, hembusan angin berkecepatan tinggi mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, terutama bagian atap dan kanopi.
Peristiwa tersebut merupakan kejadian bencana alam yang mengakibatkan kerusakan ringan di kawasan permukiman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Berdasarkan laporan, angin kencang hanya melintasi kawasan Perumahan De Griyaland. Kejadian itu cukup mengejutkan warga karena kondisi cuaca sebelumnya terlihat cerah dengan suhu udara yang cukup panas, sementara di wilayah sekitar perumahan angin hanya bertiup normal.
Akibat terjangan angin, sejumlah genting rumah melorot dan beberapa bagian kanopi mengalami kerusakan. Warga yang terdampak langsung berupaya memperbaiki kerusakan secara bergotong royong agar kondisi rumah kembali aman.
Data dari Polsek Bareng mencatat sedikitnya delapan objek terdampak akibat angin kencang tersebut. Rumah milik Sapari (58), warga RT 03 RW 02 Perumahan De Griyaland, mengalami kerusakan pada bagian atap. Sementara rumah milik Janji Gembong (46) mengalami genteng melorot serta kanopi depan rumah dalam kondisi doyong.
Kerusakan yang cukup menonjol juga dialami Nur Khomariyati (48), di mana sekitar 50 genteng rumahnya melorot dan kanopi depan mengalami kemiringan akibat terpaan angin. Selain itu, rumah Agus Subiyatmoko (42) mengalami kerusakan sekitar 15 genteng melorot.
Rumah milik Eko (35) juga terdampak dengan sekitar 10 genteng bergeser dari posisinya. Sementara rumah Deni mengalami sekitar 20 genteng melorot, dan rumah Farid mengalami kerusakan sekitar 15 genteng. Selain rumah warga, sebuah gudang penyimpanan janggel di Desa Banjaragung turut terdampak setelah plastik penutup kanopinya tersingkap akibat hembusan angin.
Meski menyebabkan kerusakan material pada beberapa bangunan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pasokan listrik di kawasan perumahan juga tetap normal dan tidak mengalami gangguan selama maupun setelah kejadian berlangsung.
Usai kejadian, warga bersama-sama melakukan perbaikan terhadap genteng yang melorot dan mengamankan bagian bangunan yang mengalami kerusakan agar tidak membahayakan penghuni rumah. Situasi di lokasi pun berangsur kembali normal.
Kapolsek Bareng, AKP Mustoib, SH, menyampaikan bahwa personel Polsek telah melakukan pemantauan serta pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Polisi juga memastikan kondisi keamanan di lokasi tetap kondusif serta mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, meskipun kondisi cuaca tampak cerah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa fenomena angin kencang lokal dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kerusakan pada bangunan. Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa kondisi atap rumah, kanopi, maupun pohon-pohon di sekitar permukiman guna meminimalkan risiko apabila terjadi cuaca ekstrem serupa di kemudian hari.(Zafin)

