-->

Food

Arogan! Minta Pendampingan Ambil Barang Jaminan, Warga Bondowoso Justru Ditolak Oknum Polsek Arjasa

Rabu, Juli 08, 2026, 4:19:00 PM WIB Last Updated 2026-07-08T09:19:07Z

 

JEMBER, KOMPASGRUPS.COM – Pelayanan publik di kepolisian kembali dipertanyakan. Seorang warga asal Desa Pujerbaru, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, harus menelan kekecewaan mendalam saat meminta bantuan keamanan ke Polsek Arjasa, Polres Jember. Alih-alih mendapatkan perlindungan sesuai tugas pokoknya, ia justru ditolak mentah-mentah oleh oknum petugas yang bahkan tidak tampak berseragam lengkap saat bertugas.

 

Peristiwa ini terungkap pada momentum peringatan Hari Bhayangkara, yang seharusnya menjadi bukti kedekatan polisi dengan masyarakat. Rudy Hartono, warga yang bersangkutan, menceritakan kronologi berawal dari transaksi jual beli satu unit kendaraan dengan pihak berinisial IF.

 

"Saya sudah membayar, tapi sampai dua bulan barang yang dijanjikan tak kunjung ada. Akhirnya kami sepakat membuat perjanjian tertulis di atas materai, lengkap dengan kesepakatan pengembalian atau pengambilan barang jaminan. Hal ini juga sudah kami sampaikan dan diketahui jelas oleh Kepala Desa serta Kepala Dusun setempat di wilayah Arjasa," ungkap Rudy.

 

Karena khawatir terjadi gesekan atau hal yang tidak diinginkan saat proses pengambilan barang jaminan tersebut, Rudy pun memutuskan mendatangi Polsek Arjasa untuk meminta pendampingan keamanan. Namun harapan itu pupus seketika.

 

"Begitu kami sampaikan maksud dan tujuan, oknum anggota di sana dengan entengnya berkata: 'Kalau ini tidak bisa minta tolong kepolisian.' Padahal kami hanya butuh kehadiran agar proses berjalan aman dan tertib sesuai kesepakatan yang sudah ada," keluh Rudy dengan nada kecewa.

 

Pihak redaksi pun mencoba menelusuri konfirmasi lewat sambungan telepon terkait penolakan tersebut. Ketika disampaikan bahwa warga membutuhkan pelayanan keamanan dan jika pihak kepolisian memang tidak berkenan membantu hal itu dapat dimaklumi, tanggapan oknum polisi itu sangat singkat: "Iya."

 

Penolakan sepihak ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Bagaimana bisa lembaga yang diberi amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat justru menolak membantu warga yang berniat menyelesaikan masalah secara tertib dan sesuai prosedur, serta berpotensi menimbulkan konflik jika tidak didampingi? Publik berharap pimpinan Polres Jember segera menelusuri kasus ini dan memberikan kejelasan serta perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Sayangnya hingga berita ini ditayangkan ke publik, Kanit Reskrim belum memberika. Tanggapan. (Tim)

Komentar

Tampilkan

  • Arogan! Minta Pendampingan Ambil Barang Jaminan, Warga Bondowoso Justru Ditolak Oknum Polsek Arjasa
  • 0

Terkini

Music