-->

Food

Patemo: Kades Cup Harus Melahirkan Pecatur Banyuwangi yang Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

Minggu, Juli 12, 2026, 8:35:00 PM WIB Last Updated 2026-07-12T13:35:21Z

 

BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Open Rapid Chess Tournament Kades Cup 2 Temurejo 2026 resmi dibuka di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu malam (12/7/2026). Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Kades Cup 2 Temurejo tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pecatur, pelajar, serta masyarakat yang hadir memadati arena pertandingan.


Acara pembukaan dihadiri jajaran Forkopimka Bangorejo, anggota DPRD Banyuwangi Komisi IV, pengurus Percasi Kabupaten Banyuwangi, perangkat Pemerintah Desa Temurejo, tokoh masyarakat, serta para peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Banyuwangi dan sekitarnya.


Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Pemerintah Desa Temurejo yang diwakili Anggota DPRD Banyuwangi Komisi IV, Patemo. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi panitia, pemerintah desa, komunitas catur, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut.


Menurut Patemo, olahraga catur bukan sekadar pertandingan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, melatih kecerdasan berpikir, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan sportivitas kepada generasi muda.


"Turnamen seperti ini harus terus dikembangkan dan dilestarikan. Selain menjadi ajang kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga dapat menggali potensi masyarakat, khususnya para pelajar yang memiliki kemampuan dan minat di bidang catur," ujar Patemo.


Ia menilai Banyuwangi memiliki banyak potensi atlet catur yang perlu mendapatkan ruang pembinaan dan kompetisi secara berkelanjutan. Melalui turnamen seperti Kades Cup, para atlet muda dapat mengasah kemampuan, memperkaya pengalaman bertanding, serta mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan.


"Di atas papan catur, setiap langkah harus dipikirkan dengan matang. Olahraga ini mengajarkan kesabaran, konsentrasi, disiplin, dan kemampuan mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berprestasi," katanya.


Patemo berharap dari turnamen tersebut lahir pecatur-pecatur potensial yang mampu membawa nama Banyuwangi ke tingkat yang lebih tinggi.


"Kami berharap dari ajang ini muncul atlet-atlet catur berbakat yang nantinya dapat mengikuti kejuaraan tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Banyuwangi memiliki sumber daya yang luar biasa dan perlu terus diberikan ruang untuk berkembang," tambahnya.


Sementara itu, Kepala Desa Temurejo yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes) menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Temurejo berkomitmen mendukung kegiatan olahraga yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.


Menurutnya, turnamen catur merupakan wadah yang sangat baik untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter peserta melalui persaingan yang sehat dan sportif.


"Kami berharap turnamen ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan semaksimal mungkin oleh seluruh peserta. Jadikan ajang ini sebagai sarana belajar, menambah pengalaman, serta meningkatkan kemampuan. Yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi bagaimana para peserta mampu berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik melalui olahraga catur," ungkapnya.


Di sisi lain, Ketua Panitia Kades Cup 2 Temurejo 2026 melalui Hendra menjelaskan bahwa turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, melainkan juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet catur secara berkelanjutan di Banyuwangi.


"Kami ingin Kades Cup menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan bibit-bibit pecatur berbakat dari Banyuwangi. Masih banyak anak-anak dan pelajar yang memiliki potensi besar, namun membutuhkan ruang kompetisi yang memadai untuk mengembangkan kemampuannya," ujar Hendra.


Ia mengungkapkan bahwa kategori SMA dan umum tahun ini diikuti sebanyak 53 peserta dari berbagai wilayah Banyuwangi dan daerah sekitarnya. Tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap olahraga catur masih sangat tinggi.


"Alhamdulillah, kategori SMA dan umum diikuti sebanyak 53 peserta. Ini menunjukkan olahraga catur masih diminati dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Banyuwangi," katanya.


Sementara itu, Ketua Harian Percasi Kabupaten Banyuwangi menilai penyelenggaraan turnamen seperti Kades Cup memiliki peran strategis dalam proses pembinaan dan regenerasi atlet catur daerah.


Ia berharap ke depan terdapat perhatian yang lebih besar dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun DPRD Banyuwangi terhadap kemajuan olahraga catur, terutama dalam mendukung program pembinaan yang berkelanjutan.


"Kami berharap adanya perhatian dari Pemkab Banyuwangi dan DPRD Banyuwangi terhadap kemajuan atlet catur. Banyuwangi memiliki banyak potensi yang perlu terus dibina agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.


Menurutnya, salah satu kebutuhan utama dalam pembinaan atlet adalah tersedianya kompetisi atau liga yang berlangsung secara rutin dan berkesinambungan.


"Keberadaan liga atau kompetisi yang ditunjang dengan dukungan anggaran tentu akan sangat membantu pembinaan atlet. Dengan adanya kompetisi yang berkelanjutan, para atlet memiliki ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih besar," tambahnya.


Rangkaian pertandingan akan berlanjut pada Minggu (13/7/2026) dengan mempertandingkan kategori pelajar tingkat SD/MI dan SMP. Kategori ini diharapkan menjadi ajang pencarian bibit-bibit pecatur muda yang nantinya dapat dibina secara berjenjang hingga mampu berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.


Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga catur di Banyuwangi. Dengan dukungan pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat, Kades Cup 2 Temurejo diharapkan mampu menjadi salah satu turnamen bergengsi yang melahirkan atlet-atlet catur berprestasi serta mengharumkan nama Banyuwangi di berbagai ajang kompetisi.


(Atmaja)

Komentar

Tampilkan

  • Patemo: Kades Cup Harus Melahirkan Pecatur Banyuwangi yang Mampu Bersaing di Tingkat Nasional
  • 0

Terkini

Music