BANYUWANGI,KOMPASGRUPS.COM– Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh jajaran Polresta Banyuwangi. Melalui Polsek Glenmore, kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di kawasan Madukara, Dusun Wonoasih, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut melibatkan unsur Polri, Perhutani KPH Banyuwangi Barat, pemerintah desa, Kelompok Masyarakat Desa Hutan (KMDH), serta masyarakat sekitar. Penanaman dilakukan di petak 30 E1 dan 30 E2 wilayah KPH Banyuwangi Barat dengan luas lahan mencapai 20 hektare yang berada di Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan, S.H., M.H., Asper KPH Banyuwangi Barat Riski Edi Sumarno, Ketua KMDH Sidomakmur Marsono, Kepala Desa Bumiharjo Sutarji, Kepala Desa Margomulyo Aji, anggota KMDH Melati Putih, anggota KMDH Sidomakmur, personel Polsek Glenmore, serta anggota Polisi Hutan KPH Banyuwangi Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan dari para narasumber, doa bersama, serta tasyakuran sebelum seluruh peserta menuju lokasi penanaman jagung.
Dalam sambutannya, Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas daerah dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Program penanaman jagung ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian," ujarnya.
Menurut AKP Budi Hermawan, pemanfaatan lahan produktif secara optimal menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini.
"Kami berharap hasil penanaman jagung ini nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Ketahanan pangan yang kuat akan menjadi fondasi bagi ketahanan wilayah yang lebih kokoh," tambahnya.
Sementara itu, Asper KPH Banyuwangi Barat Riski Edi Sumarno menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh pemanfaatan kawasan hutan melalui pola kemitraan yang produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi kelestarian hutan.
"Lahan yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi kawasan hutan yang tetap memperhatikan aspek konservasi. Kami ingin masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi dari kawasan hutan melalui kegiatan yang produktif dan bertanggung jawab," jelas Riski.
Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
"Ketika Perhutani, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat bergerak bersama dengan tujuan yang sama, maka manfaatnya akan jauh lebih besar. Kami optimistis program seperti ini mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan," katanya.
Kepala Desa Bumiharjo, Sutarji, turut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Polsek Glenmore bersama Perhutani. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang menanam jagung, tetapi juga membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini menanamkan nilai gotong royong dan kebersamaan. Masyarakat merasa dilibatkan secara langsung dalam program yang memiliki manfaat jangka panjang bagi ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi warga," ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua KMDH Sidomakmur Marsono berharap program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan peluang bagi masyarakat untuk ikut mengelola lahan secara produktif dan legal. Harapannya, hasil panen nanti dapat meningkatkan pendapatan warga serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal," ujarnya.
Usai acara seremonial, seluruh peserta melakukan penanaman jagung secara simbolis dan dilanjutkan penanaman di area yang telah disiapkan. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Glenmore bersama seluruh pihak terkait berharap program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Banyuwangi Barat.(Atmaja).
