-->

Food

Warga Keluhkan Sulitnya Akses Pembuatan M-Paspor, Muncul Dugaan Jalur Cepat Berbayar

Kamis, Juli 09, 2026, 3:07:00 PM WIB Last Updated 2026-07-09T08:07:15Z

 

BANYUWANGI,KOMPASGRUPS.COM – Sejumlah warga Banyuwangi mengeluhkan sulitnya mendapatkan kuota pendaftaran pembuatan paspor melalui aplikasi M-Paspor. Keluhan tersebut muncul karena jadwal pelayanan yang tersedia kerap menunjukkan status penuh (full), sehingga masyarakat harus menunggu dalam waktu yang tidak menentu.


Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan memperoleh jadwal pembuatan paspor melalui aplikasi resmi tersebut. Namun, menurut pengakuannya, terdapat informasi yang beredar di masyarakat bahwa proses pembuatan paspor dapat berjalan lebih cepat apabila melalui pihak tertentu dengan memberikan sejumlah uang.


“Kalau daftar sendiri sering penuh. Tapi ada informasi yang beredar, kalau lewat orang tertentu dan mengeluarkan sejumlah uang, dalam dua hari sudah bisa masuk tahap foto,” ungkapnya, Kamis (9/7/2026).


Keluhan tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai transparansi dan mekanisme pelayanan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Banyuwangi.


Saat dikonfirmasi, salah satu pegawai Kantor Imigrasi Banyuwangi mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan terkait persoalan teknis pelayanan M-Paspor.


“Untuk masalah tersebut bisa langsung kepada yang membidangi nggih. Boleh datang ke kantor dan bertemu dengan Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian. Mohon maaf Pak/Bu, kapasitas kami di bagian tata usaha hanya memfasilitasi kebutuhan teknis atau mungkin menjembatani saja,” ujarnya kepada awak media.


Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terikat dengan ketentuan etika pelayanan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.


“Untuk masalah teknis bisa bertanya atau konsultasi dengan yang membidangi hal tersebut. Kami juga diatur dalam Perpres dan Permen terkait etika dalam organisasi tata laksana,” tambahnya.


Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta klarifikasi resmi dari pejabat yang membidangi pelayanan lalu lintas keimigrasian terkait mekanisme antrean M-Paspor, kapasitas pelayanan harian, serta menanggapi informasi yang berkembang mengenai dugaan adanya jalur percepatan pelayanan di luar mekanisme resmi.


Masyarakat berharap pihak Imigrasi Banyuwangi dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari munculnya persepsi negatif serta memastikan seluruh pelayanan keimigrasian berjalan sesuai prosedur, transparan, dan bebas dari praktik percaloan maupun pungutan di luar ketentuan yang berlaku.(tim) 

Komentar

Tampilkan

  • Warga Keluhkan Sulitnya Akses Pembuatan M-Paspor, Muncul Dugaan Jalur Cepat Berbayar
  • 0

Terkini

Music