-->

Food

Bawa Tongkat Mbah Hasyim, Gus Kikin Ziarah Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031

Senin, Agustus 31, 2026, 7:07:00 PM WIB Last Updated 2026-08-31T12:07:56Z

JOMBANG,KOMPASGRUPS.COM—Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, Senin (31/8/2026). Kepulangan KH Abdul Hakim atau Gus Kikin disambut meriah oleh ribuan santri setelah dirinya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.


Gus Kikin yang merupakan pengasuh PP Tebuireng terpilih dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026. Penyambutan tersebut menjadi ungkapan kebanggaan para santri terhadap pengasuh mereka yang kini dipercaya memimpin PBNU.


Ribuan santri menyambut kedatangan Gus Kikin dengan lantunan lagu Ya Lal Wathan dan salawat. Suasana semakin semarak dengan penampilan tim hadrah pesantren yang turut mengiringi momen kepulangan tersebut.


Salah seorang santri Tebuireng asal Magetan, Munarwan, mengaku senang sekaligus bangga atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU. Menurutnya, kebahagiaan tersebut terasa lebih besar karena sosok yang terpilih merupakan pengasuh pesantren tempat mereka belajar.

"Senang karena pengasuhnya sendiri. Jadi rasa di dalam hati itu ikut senang, ikut bangga karena pengasuhnya bisa menang, mencalonkan diri menjadi ketua umum PBNU," ujar Munarwan.


Munarwan mengatakan hampir seluruh santri Tebuireng ikut dalam penyambutan tersebut. Jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan santri, dengan rangkaian penyambutan berupa hadrah, lantunan Ya Lal Wathan, dan salawat bersama.

Ia berharap Gus Kikin dapat menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PBNU dengan sebaik-baiknya serta membawa organisasi tersebut menjadi semakin baik. "Semoga menjadi lebih baik dan bisa bertanggung jawab dengan jabatannya," ucapnya.


Setelah disambut para santri, Gus Kikin kemudian melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke kompleks makam keluarga PP Tebuireng. Momen tersebut berlangsung sakral ketika Gus Kikin berjalan menuju makam Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari sambil membawa tongkat milik pendiri NU tersebut.


Gus Kikin yang merupakan cicit KH Hasyim Asy'ari didampingi KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI. Keduanya melakukan ziarah dan tabur bunga di makam Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta keluarga besar PP Tebuireng yang dimakamkan di kompleks tersebut.


Usai ziarah, Gus Kikin menyampaikan rasa syukur atas sambutan yang diberikan para santri. Ia mengaku baru mengetahui adanya penyambutan ketika dirinya masih dalam perjalanan pulang menuju Tebuireng.

"Ini saya pulang tadi, saya di jalan baru dikasih tahu kalau ada yang nyambut. Ini juga, ya Allah, alhamdulillah. Kebersamaan semacam ini sangat mendapat ridha dari Allah Subhanahu wa ta'ala," ujar Gus Kikin dengan haru.


Gus Kikin mengatakan terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum PBNU merupakan hasil dari proses panjang selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Ia menyebut amanah tersebut diberikan setelah melalui rangkaian proses selama beberapa hari di Tambakberas.


"Tadi pagi dari proses-proses yang panjang selama beberapa hari itu kemudian saya diamanahi untuk menjadi Ketua Umum PBNU," katanya. Meski merasa bahagia, Gus Kikin juga menyadari besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya.


"Saya ada senang, ada rasa beban, karena itu merupakan sesuatu amanah yang cukup serius untuk bisa dipikirkan karena mengandung satu beban yang cukup berat," tuturnya.


Gus Kikin juga berpesan kepada para santri agar terus mempelajari dan mengambil pelajaran dari warisan keilmuan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari. Menurutnya, ilmu yang diwariskan pendiri NU tersebut sangat mendalam dan tetap dibutuhkan masyarakat, dengan sanad keilmuan yang tersambung hingga Rasulullah Muhammad SAW.


"Terutama untuk para santri sekalian, belajarlah, ambillah pelajaran yang ditinggalkan oleh Hadratussyaikh. Belajar di pondok untuk memahami ilmu-ilmu yang diajarkan di pondok, yang terutama adalah yang diwariskan oleh Hadratussyaikh," pesannya.


Sementara itu, Gus Irfan menyebut ziarah tersebut menjadi ziarah pertama Gus Kikin setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Ia mengatakan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari telah mewariskan dua amanah besar kepada generasi penerus, yakni Pesantren Tebuireng dan Nahdlatul Ulama. Menurut Gus Irfan, amanah Pesantren Tebuireng hingga kini masih dipegang dzuriah KH Hasyim Asy'ari, sedangkan terpilihnya Gus Kikin dinilainya menjadi momentum kembalinya kepemimpinan NU kepada dzuriah Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Bawa Tongkat Mbah Hasyim, Gus Kikin Ziarah Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031
  • 0

Terkini

Music