BANYUWANGI,KOMPASGRUPS.COM– Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan hiburan, tetapi juga melalui ajang yang mengedepankan kecerdasan, sportivitas, dan pembinaan prestasi. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian masyarakat adalah Turnamen Catur HUT RI ke-81 Desa Temurejo yang dipusatkan di Pendopo Kantor Desa Temurejo (Gedung Baru). Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini dibuka secara simbolis oleh Camat Bangorejo dan diikuti sekitar 140 peserta, terdiri dari kategori pelajar SD/MI, SMP/MTs, hingga kategori umum yang seluruhnya merupakan warga Desa Temurejo.
Pelaksanaan turnamen dibagi menjadi beberapa sesi. Kategori SD/MI telah dilaksanakan pada siang hari, dilanjutkan kategori SMP/MTs pada pagi hari berikutnya, dan ditutup dengan kategori umum yang digelar pada malam hari.
Secara umum kegiatan HUT RI ke-81 ini diketuai oleh Moh. Syahroni Bakir Arifin, S.Pd. selaku Ketua Panitia Umum, sementara pelaksanaan cabang olahraga catur dipimpin oleh Hendro, S.Pd., selaku Ketua Pelaksana Cabor Catur sekaligus Pimpinan Smart Chess Club (SCC) Temurejo dan anggota Percasi Kabupaten Banyuwangi.
Menurut Hendro, turnamen catur bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, melainkan sarana pembelajaran yang mampu membentuk karakter dan pola pikir generasi muda.Kamis (6/8/2026)
"Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan generasi yang mampu bersaing dan membawa kemajuan bagi daerahnya. Melalui turnamen catur ini, kami ingin menanamkan semangat berpikir cerdas, berani mengambil keputusan, dan pantang menyerah kepada seluruh peserta," ujar Hendro.
Ia menjelaskan bahwa setiap peserta yang berani mengikuti kompetisi sejatinya telah menjadi pemenang karena memiliki keberanian untuk mengukur kemampuan diri dan terus belajar.
"Jangan takut kalah, karena setiap pertandingan adalah pelajaran. Seorang pecatur hebat tidak lahir dari kemenangan semata, melainkan dari kemauan untuk terus belajar dari setiap langkah dan kesalahan. Kami berharap anak-anak maupun peserta umum menjadikan turnamen ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi," katanya.
Hendro menilai bahwa olahraga catur memiliki peran penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis, konsentrasi, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat.
"Catur mengajarkan seseorang untuk berpikir sebelum bertindak, menyusun strategi, menghitung risiko, dan bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia optimistis bahwa Desa Temurejo memiliki banyak potensi yang dapat berkembang apabila diberikan ruang dan kesempatan yang cukup.
"Kami percaya talenta besar bisa lahir dari desa. Yang dibutuhkan hanyalah kesempatan, pembinaan, dan semangat untuk terus berlatih. Siapa tahu dari turnamen HUT RI ini akan muncul atlet-atlet catur yang kelak mampu mengharumkan nama Temurejo, Banyuwangi, bahkan Indonesia. Karena prestasi besar selalu diawali dari langkah kecil dan keberanian untuk memulai," tambah Hendro.
Sementara itu, Ketua Panitia Umum, Moh. Syahroni Bakir Arifin, S.Pd., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81. Menurutnya, turnamen catur menjadi salah satu kegiatan yang mampu menyatukan masyarakat lintas usia melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.
Turnamen menggunakan sistem Swiss, dengan seluruh perlengkapan pertandingan disediakan oleh panitia. Para pemenang akan mendapatkan medali, sertifikat, dan produk sponsor, sedangkan peserta yang menempati peringkat 4 hingga 15 juga memperoleh apresiasi berupa produk sponsor.
Melalui kegiatan ini, Desa Temurejo tidak hanya memeriahkan peringatan HUT RI ke-81, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, sportif, dan berdaya saing melalui olahraga catur.(Atmaja)
