BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Banyuwangi menjadi perhatian publik. Informasi mengenai kedatangan KPK yang saat ini disebut berada di Gedung DPRD Banyuwangi mendapat sorotan dari Info Warga Banyuwangi (IWB).
IWB berharap kehadiran lembaga antirasuah tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan menjadi momentum untuk menindaklanjuti sejumlah laporan yang sebelumnya telah disampaikan kepada KPK.
Ketua IWB Abi Arbain mengatakan, pihaknya telah mengirimkan sejumlah surat laporan yang disertai data dan dokumen pendukung. Salah satunya berupa flashdisk yang berisi bahan untuk mendukung laporan tersebut.
"Kami berharap kedatangan KPK di Banyuwangi bukan sekadar kunjungan atau alibi semata. Kami berharap keberadaan KPK di sini benar-benar menjadi momentum untuk menindaklanjuti sejumlah laporan yang sebelumnya telah kami sampaikan," ujar Abi Arbain.
Menurut Abi, laporan yang disampaikan IWB tidak hanya berupa surat. Pihaknya juga berupaya memberikan data pendukung agar dapat menjadi bahan bagi KPK untuk melakukan verifikasi dan pendalaman.
"Laporan yang kami kirimkan tidak hanya berupa surat, tetapi juga dilengkapi sejumlah data dan dokumen pendukung dalam bentuk flashdisk. Kami berharap seluruh bahan tersebut dapat menjadi pertimbangan KPK untuk melakukan verifikasi dan pendalaman," katanya.
Abi menegaskan, IWB tidak bermaksud menghakimi ataupun menuduh pihak tertentu. Menurutnya, laporan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi kepada lembaga penegak hukum.
"Kami tidak bermaksud menghakimi atau menuduh pihak tertentu. Kami hanya menyampaikan informasi dan dugaan yang menurut kami perlu diperiksa oleh lembaga yang memiliki kewenangan," tegasnya.
Ia mengatakan, apabila dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya pelanggaran, pihaknya menghormati proses dan keputusan aparat penegak hukum. Namun, apabila ditemukan indikasi pelanggaran, IWB berharap ada tindak lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Kalau memang tidak ditemukan pelanggaran, tentu kami menghormati hasil pemeriksaan. Namun, apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, kami berharap ada tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," lanjut Abi.
IWB juga berharap kehadiran KPK di Banyuwangi tidak berhenti pada aktivitas di dalam Gedung DPRD. Masyarakat, kata Abi, membutuhkan kepastian terhadap laporan-laporan yang telah disampaikan.
"Kami ingin kehadiran KPK di Banyuwangi tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga menghasilkan langkah konkret. Masyarakat membutuhkan kepastian terhadap laporan-laporan yang telah disampaikan, terlebih laporan tersebut sudah kami lengkapi dengan data pendukung," ujarnya.
Abi menambahkan, IWB akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut dan menyerahkan proses pemeriksaan sepenuhnya kepada KPK.
"Kami akan tetap mengawal persoalan ini. Kami berharap setiap laporan masyarakat mendapatkan perhatian dan diproses secara profesional, objektif, serta transparan. Selebihnya, kami menyerahkan proses pemeriksaan kepada KPK sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi mengenai agenda maupun tujuan keberadaan KPK di Gedung DPRD Banyuwangi. Publik pun masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kegiatan tersebut.(tim)
