-->

Food

Iklan

Menembus Rimba demi Harapan, Bupati Jombang Tuntaskan Jalan Dusun Kedungdendeng yang Terisolasi

Kamis, Januari 08, 2026, 3:23:00 PM WIB Last Updated 2026-01-08T08:23:25Z

Jombang,Kompasgrups.com-Deru mesin motor trail memecah keheningan kawasan hutan di Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Kamis (8/1/2026). Medan terjal, jalan setapak berlumpur, serta rimbunnya pepohonan menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan Bupati Jombang Warsubi yang menembus rimba demi mencapai Dusun Kedungdendeng, Desa Jiporapah, wilayah tapal batas kabupaten yang selama bertahun-tahun terisolasi akibat kondisi geografis ekstrem.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin (Gus Salman), Dandim 0814 Jombang Letkol Kav. Dicky Prasojo, Wakapolres Jombang Kompol Christian Bagus Yulianto, S.H., S.I.K., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Rombongan menggunakan motor trail dan berjalan kaki menyusuri jalur hutan yang sulit dilalui kendaraan biasa.


Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langsung progres pembangunan jalan penghubung Dusun Kedungdendeng, yang menjadi urat nadi mobilitas warga setempat. Dusun yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Jombang ini selama ini kerap mengalami keterisolasian, terutama saat musim hujan ketika akses jalan berubah menjadi lumpur licin dan nyaris tak bisa dilalui.

Setibanya di permukiman warga, suasana tegang selama perjalanan seketika mencair. Warga menyambut rombongan dengan senyum tulus dan penuh harap. Kunjungan diawali dengan doa bersama di tengah dusun, memohon kelancaran serta keselamatan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan.


Tanpa jarak protokoler, Bupati Warsubi yang akrab disapa Abah Warsubi kemudian duduk bersila dan sarapan pagi bersama warga. Momen sederhana tersebut menjadi ruang dialog yang hangat. Warga menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini mereka hadapi, mulai dari sulitnya mengangkut hasil pertanian ke pusat kota, mahalnya biaya distribusi, hingga kondisi darurat saat warga sakit dan harus ditandu melewati jalan berlumpur untuk mencapai fasilitas kesehatan terdekat.


“Kalau hujan, jalan ini benar-benar tidak bisa dilewati. Pernah ada warga sakit harus ditandu berjam-jam,” ungkap salah satu warga kepada Bupati.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Bayu Pancoro Adi, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah tapal batas seperti Desa Jiporapah membutuhkan strategi khusus serta kolaborasi lintas sektor.


“Medannya berat, kondisi cuaca tidak menentu, dan akses material juga sulit. Oleh karena itu, pembangunan di wilayah seperti ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Kolaborasi melalui skema Karya Bhakti bersama TNI dan Polri menjadi solusi efektif agar pembangunan tetap berjalan,” jelas Bayu.


Pemerintah Kabupaten Jombang menggandeng TNI dan Polri melalui program Karya Bhakti yang dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap awal, Kodim 0814 Jombang mengerjakan pembangunan jalan sepanjang 1,2 kilometer dengan desain beton dan alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar. Selanjutnya, Polres Jombang akan melanjutkan pengerjaan jalan dengan alokasi anggaran yang sama, yakni Rp2 miliar.


Total anggaran senilai Rp4 miliar tersebut menjadi bukti komitmen Pemkab Jombang dalam membuka keterisolasian wilayah dan menghadirkan keadilan pembangunan bagi masyarakat di daerah pinggiran.


Usai sarapan bersama warga, Bupati dan rombongan meninjau langsung titik-titik pengerjaan jalan. Bagi masyarakat Dusun Kedungdendeng, pembangunan ini tidak sekadar soal beton dan infrastruktur fisik, melainkan simbol harapan baru. Jalan tersebut diharapkan dapat memudahkan anak-anak berangkat sekolah tanpa harus bergelimang lumpur, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempercepat akses layanan kesehatan.


“Pola Karya Bhakti ini adalah bentuk kehadiran nyata Pemerintah Kabupaten Jombang. Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah perbatasan merasakan kemajuan yang sama dengan wilayah lainnya,” tegas Bupati Warsubi.


Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan optimisme. Meski awan mendung menggantung di atas kawasan perhutanan Plandaan, warga Dusun Kedungdendeng kini menatap masa depan dengan harapan baru. Jalan yang selama ini menjadi simbol keterisolasian, perlahan berubah menjadi jalur menuju kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Menembus Rimba demi Harapan, Bupati Jombang Tuntaskan Jalan Dusun Kedungdendeng yang Terisolasi
  • 0

Terkini

Music