Jombang,Kompasgrups.com-Warga Dusun Gambiran Utara, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan meninggal dunia di depan sebuah ruko, Jumat (9/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau tunawisma yang kerap berada di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas S.H., menjelaskan bahwa penemuan jenazah bermula saat seorang saksi bernama Ricko Bagus melintas di lokasi dan melihat seorang pria tergeletak di depan ruko dalam kondisi tidak bergerak.
“Awalnya saksi melihat korban tergeletak di depan ruko dan sudah tidak bergerak. Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Mojoagung,” ujar Kompol Yogas saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).
Mendapatkan laporan tersebut, petugas piket SPKT dan piket Reskrim Polsek Mojoagung segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi juga melibatkan Tim Inafis Polres Jombang serta personel BPBD Jombang untuk melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan tidak membawa identitas diri. Polisi menduga kuat korban merupakan ODGJ atau tunawisma yang selama ini hidup berpindah-pindah.
“Berdasarkan pemeriksaan luar oleh tim kesehatan dari RS PKU Muhammadiyah Mojoagung, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kompol Yogas.
Setelah proses identifikasi awal dan pemeriksaan luar selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan dan dibawa ke RSUD Jombang untuk penanganan lebih lanjut serta kepentingan medis.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mengumpulkan informasi dari masyarakat sekitar guna mengetahui identitas korban. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke Polsek Mojoagung.
“Kami membuka ruang bagi masyarakat yang mungkin mengenali korban untuk melapor, sehingga identitas korban bisa segera diketahui,” pungkas Kapolsek Mojoagung.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian sosial terhadap warga rentan, khususnya ODGJ dan tunawisma, agar kejadian serupa dapat dicegah di kemudian hari.(Zafin)

