Jombang,Kompasgrups.com-Kebakaran melanda sebuah warung pinggir jalan yang berada tepat di depan Kantor Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, pada Senin malam. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada sekitar pukul 23.30 WIB dan mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai kurang lebih Rp10 juta.
Warung yang terbakar diketahui milik Zaenal Arifin, warga setempat yang sehari-hari menggantungkan penghidupan dari usaha kuliner tersebut. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, meski sebagian bangunan dan peralatan warung hangus dilalap api.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh kelalaian saat memasak, yakni ketika pemilik warung memanaskan sayur namun lupa mematikan api kompor. Api yang terus menyala kemudian membesar dan menjalar ke bagian lain warung yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar.
Kapolsek Tembelang, AKP Fadilah, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar yang melihat kepulan asap dan kobaran api dari arah warung pada malam hari.
“Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 23.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga karena kompor yang masih menyala saat digunakan untuk memanaskan sayur dan kemudian ditinggalkan,” ujar AKP Fadilah saat dikonfirmasi.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Tembelang bersama warga setempat segera melakukan upaya pemadaman awal sembari berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan cukup padat dan berdekatan dengan fasilitas perkantoran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan warung beserta sejumlah peralatan memasak dan bahan dagangan. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Kapolsek Tembelang juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha kuliner dan warga yang beraktivitas menggunakan kompor atau peralatan memasak, agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat.
“Kami mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang. Pastikan kompor dalam keadaan mati dan aman, terutama pada malam hari,” tegasnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara pemilik warung masih melakukan pembersihan serta pendataan kerusakan akibat peristiwa tersebut.(Zafin)

