-->

Food

Iklan

MYunus Wahyudi Bersama Warga Bangsring Desak Presiden Prabowo Turun Tangan dalam Sengketa Lahan

Rabu, Februari 25, 2026, 1:43:00 PM WIB Last Updated 2026-02-25T06:43:47Z

Banyuwangi,Kompasgrups.Com – Ratusan warga Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, menggelar aksi orasi menuntut perhatian pemerintah pusat atas sengketa lahan yang menyeret warga, pihak swasta bernama Bu Haji Halimah, dan Perhutani.Rabu (25/2/2026) 


Aksi tersebut dipusatkan di wilayah utara Banyuwangi dan menyerukan keadilan atas gugatan yang dinilai mengancam keberadaan warga yang telah bermukim turun-temurun di kawasan tersebut. 

Dalam orasinya, M. Yunus Wahyudi, aktivis  senior banyuwangi  yang mewakili masyarakat, menyampaikan bahwa gugatan yang diajukan pihak swasta telah menimbulkan keresahan mendalam.


“Hari ini kita bersama masyarakat di Banyuwangi wilayah utara, terutama di Bangsring. Di sini ada gugatan yang diajukan oleh Ibu Haji Halimah. Warga di sini sudah tinggal di tanah ini sejak nenek moyang mereka, bahkan ratusan tahun, dan mereka tidak memiliki surat-surat resmi,” ujar M. Yunus Wahyudi.dengan julukan sang harimaau blambangan 


Ia menegaskan, gugatan tersebut datang secara tiba-tiba dan membuat warga merasa terancam kehilangan tanah warisan yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.


“Tiba-tiba ada gugatan yang sangat mengagetkan masyarakat yang hidup di sana. Mereka merasa terancam dan ketakutan. Saya meminta peradilan kepada negara, terutama kepada Bapak Presiden Prabowo, untuk memperhatikan nasib masyarakat yang terancam.”tegas nya di depan pengadilan tinggi banyuwangi bersama puluhan korban gugatan 



M. Yunus Wahyudi juga menyoroti klaim penguasaan lahan oleh Perhutani sejak tahun 1970. Menurutnya, transparansi dokumen legal menjadi kunci penyelesaian konflik.


“Jika Perhutani menguasai tanah tersebut sejak 1970, tunjukkan sertifikatnya. Kami juga meminta Ibu Halimah untuk menunjukkan hak kepemilikannya, apakah itu sertifikat atau petok dari zaman dulu.”ungkap nya Yunus 


Warga juga meminta perhatian terhadap proses persidangan yang tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Mereka menilai gugatan tersebut belum memberikan kejelasan hukum dan justru menciptakan ketidakpastian di tengah masyarakat.


“Saya minta kepada Bapak Presiden Prabowo untuk melihat situasi di Pengadilan Banyuwangi. Gugatan ini belum jelas dan telah menciptakan ketakutan di masyarakat. Para warga bingung tentang masa depan mereka—tanah yang telah diwariskan secara turun-temurun kini menjadi ancaman,” tegasnya.


Ia juga mendesak Bupati dan DPRD Banyuwangi agar tidak bersikap pasif terhadap persoalan yang dinilai menyangkut hajat hidup banyak orang.


Di akhir orasinya, M. Yunus Wahyudi menyerukan penegakan hukum yang adil dan transparan.


“Pejabat-pejabat korup yang tidak pernah tersentuh hukum harus diusut. Terima kasih atas perhatian Bapak Presiden Prabowo. Merdeka!”.Tutupnya 


Aksi ini mencerminkan keresahan mendalam masyarakat Bangsring atas ketidakjelasan status lahan yang mereka tempati selama puluhan bahkan ratusan tahun. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak swasta maupun Perhutani terkait tuntutan warga. (Atmaja/tim)

Komentar

Tampilkan

  • MYunus Wahyudi Bersama Warga Bangsring Desak Presiden Prabowo Turun Tangan dalam Sengketa Lahan
  • 0

Terkini

Music