Jombang, KOMPASGRUPS.COM - Sebuah rumah milik warga di Dusun Johowinong, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, dilalap si jago merah pada Rabu (15/7/2026) petang. Kebakaran yang diduga dipicu kebocoran gas elpiji itu menghanguskan sebagian besar bangunan beserta isinya dan mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp150 juta.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di rumah milik Sugeng Widodo (59), warga Dusun Johowinong RT 15 RW 04, Desa Johowinong. Api dengan cepat membesar sehingga membuat warga sekitar panik dan berupaya memberikan pertolongan sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi Subagio Widodo Utomo (24) saat itu sedang berada di depan rumah. Tiba-tiba ia mendengar suara menyerupai ledakan dari dalam rumah. Ketika mendatangi sumber suara, ia mendapati api sudah berkobar hebat di dalam bangunan.
Mengetahui kondisi tersebut, Subagio segera menghubungi pemilik rumah, Sugeng Widodo, serta Kepala Desa Johowinong, Rojiun, kemudian melaporkan kejadian itu kepada Pos Pemadam Kebakaran Mojoagung dan Polsek Mojoagung agar segera mendapatkan penanganan.
Menerima laporan kebakaran, Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas SH bersama personel piket SPKT dan Unit Reskrim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi agar proses pemadaman berjalan lancar.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si. menjelaskan, proses pemadaman melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil suplai air, satu unit kendaraan Big Bone Polsek Mojoagung, serta dibantu sejumlah armada pemadam lainnya bersama warga setempat. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam rumah membuat api cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan. Setelah dilakukan upaya pemadaman intensif, sekitar pukul 20.00 WIB api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Seluruh rangkaian penanganan akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 21.00 WIB setelah petugas memastikan lokasi benar-benar aman dan tidak ditemukan lagi sumber penyalaan api.
Akibat peristiwa tersebut, bangunan rumah mengalami kerusakan sekitar 70 persen. Selain menghanguskan bangunan, berbagai perabot rumah tangga dan barang berharga di dalam rumah juga ikut terbakar sehingga total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
Dalam proses penanganan awal, seorang warga bernama Widodo (25) sempat mengalami luka bakar ringan saat berada di lokasi kejadian. Korban segera mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Miagan dan kondisinya dilaporkan stabil. Dengan demikian, kejadian ini tidak menimbulkan korban meninggal dunia.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang dilakukan aparat kepolisian, penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran gas elpiji di dalam rumah. Ledakan yang terjadi kemudian memicu kobaran api yang dengan cepat membesar karena di dalam rumah terdapat banyak barang yang mudah terbakar. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas SH mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kompor maupun tabung gas elpiji. Warga juga diminta rutin memeriksa kondisi regulator, selang gas, dan instalasi listrik di rumah sebagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.(Zafin)
