(Foto istimewa: Praktek pembelajaran tatarias dan penerimaan bahan tata rias. Sumber Foto Erna Cahyawati)
Langkah nyata pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis pesantren diwujudkan di wilayah Glenmore, Banyuwangi. Program bertajuk "Pelatihan Manajemen dan Pengayaan Model Rias Pengantin: Upaya Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Pesantren" digelar di Pondok Pesantren Raudlatussalam Putri Selatan, Glenmore, Banyuwangi.
Kegiatan ini sepenuhnya diselenggarakan oleh Kelompok Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, CENTER FOR INTERDISCIPLINARY LINGUISTICS STUDIES (CILS), Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember.
Acara berlangsung khidmat dibuka dengan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatussalam Putri Selatan, K.H. Fahrur Rozi, S.Ag. Ketua Pelaksana sekaligus inisiator kegiatan, Prof. Dr. Ahmad Haryono, M.Pd. menyampaikan prakata sekaligus melakukan momen penyerahan bantuan peralatan make-up lengkap kepada K.H. Fahrur Rozi didampingi Nyai Hj Fahrur Rozi, sebagai dukungan nyata agar keahlian yang dipelajari bisa langsung diterapkan. Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren.
Materi Lengkap Gabungkan Seni & Bisnis
Pelatihan dirancang secara menyeluruh agar santriwati tidak hanya pandai merias, tapi juga tangguh mengelola usaha:
✅ Pemberdayaan Pesantren Melalui Kewirausahaan Rias Pengantin oleh Dr. Moch Irfan, M.Pd.
✅ Estetika Rias Pengantin oleh Erna Cahyawati, S.S., M.Hum.
✅ Manajemen Keuangan untuk Usaha Rias Pengantin oleh Septarina Prita D.S., S.E., M.SA., Ak
✅ Teori dan Praktik Langsung Rias Pengantin dibimbing oleh Triwahyuni Conderawati dan Wahyuni.
Dengan pendekatan teori yang dipadukan praktik langsung, para santriwati dibekali kemampuan menyeluruh: mulai dari teknik merias yang indah dan sesuai kaidah, hingga cara mengelola keuangan serta merintis usaha secara profesional. Harapannya, keterampilan ini menjadi sumber penghasilan halal dan berkah, sehingga pesantren dan santri tidak hanya mandiri secara ilmu agama, namun juga tegak berdiri secara ekonomi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dan sinergi positif Universitas Jember dalam menghadirkan ilmu dan pengabdian yang bermanfaat langsung bagi masyarakat di wilayah Banyuwangi, khususnya di lingkungan pesantren Glenmore.
Para penyelenggara berharap setelah pelatihan bisa membekali santri ketrampilan sehingga mendukung kemandirian santri setelah kembali ke masyarakat.
Sumber narasi : Erna Cahyawati
Penulis: Redaksi
Publisher: Lutfiah Diah F.
