BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM — Kabar mencengangkan datang dari Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Sebuah benda bernilai sejarah dan dilindungi sebagai cagar budaya diduga dicuri dari kediaman warga laki-laki bernama inesial TTK, warga RT 03 Dusun Krajan. Kini pelaku pencurian sudah diamankan atas nama IKBL dan BGS, namun kasus ini justru memanas lantaran nama salah satu pejabat di lingkungan Polsek Genteng ikut terseret dalam isu tersebut. Rabu (26/8/2026).
Menurut keterangan korban yang dihubungi awak media melalui sambungan teleponnya, peristiwa pencurian itu terekam utuh oleh kamera pengawas di rumahnya. Bukti rekaman CCTV itu pun menjadi kunci penting dalam penanganan kasus ini.
"Saya masih di luar kota, Mas. Pencurian itu terekam CCTV yang ada di rumah saya, jadi lengkap sama gambarnya sudah. Dan sekarang masih dalam proses penyelidikan pihak Polsek Genteng. Kalau yang dicuri sejenis benda cagar budaya," ujar TTK.
Namun, yang membuat kasus ini tak sekadar pencurian biasa adalah munculnya informasi mengejutkan dari kalangan masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya. Meski pelaku yang menangani sudah berhasil ditangkap, tersiar kabar bahwa di balik pelaku yang diamankan ada pihak lain yang diduga terlibat — dan nama yang disebut justru menyandang jabatan di kepolisian setempat.
"Pencurinya sudah tertangkap, Mas. Isunya di balik pencuri yang ketangkap ada nama R yang masih termasuk orangnya Ocky," ungkap narasumber tersebut, merujuk pada Iptu Ocky Prasetyo, S.Psi., M.H., yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Genteng.
Terseretnya nama seorang pejabat penyidik di lingkungan kepolisian setempat ke dalam dugaan keterlibatan kasus pencurian benda cagar budaya ini tentu menimbulkan banyak tanda tanya besar di tengah masyarakat. Apakah benar ada keterlibatan pihak lain? Dan bagaimana proses penyelidikan berjalan jika justru nama aparat penegak hukum ikut tersangkut?
Awak media pun segera mengonfirmasi hal tersebut langsung kepada pimpinan Polsek Genteng, Kompol Khoirul Anwar, S.H., M.H. Saat ditanya soal kasus pencurian sekaligus isu yang menyeret nama Kanit Reskrim-nya, Kapolsek belum memberikan penjelasan pasti.
"Saya cek dulu, Mas. Ini kebetulan saya baru selesai kegiatan di Polresta Banyuwangi," ujar Kompol Khoirul Anwar kepada awak media melalui telepon.
Hingga berita ini diturunkan, kasus masih dalam tahap penyelidikan di Polsek Genteng. Masyarakat luas pun kini menanti: apakah dugaan keterlibatan pihak lain benar adanya? Dan bagaimana proses hukum akan berjalan jika nama aparat ikut terseret? Awak media akan terus mengawal perkembangan kasus ini demi kejelasan dan keadilan.
⚠️ Catatan: Narasi ini disusun berdasarkan informasi yang diterima dan belum terkonfirmasi sepenuhnya. Dugaan keterlibatan pihak lain termasuk nama oknum pejabat kepolisian bersifat informasi yang sedang berkembang dan belum terbukti secara sah. Prinsip praduga tak bersalah tetap berlaku bagi semua pihak yang namanya disebut dalam peristiwa ini sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (tim)
Home /
Kriminal
Diduga Pencurian Benda Cagar Budaya di Genteng Wetan: Pelaku Ringkus, Nama Kanit Reskrim Polsek Genteng Terseret Isu
Diduga Pencurian Benda Cagar Budaya di Genteng Wetan: Pelaku Ringkus, Nama Kanit Reskrim Polsek Genteng Terseret Isu
KompasGrups
Rabu, Agustus 26, 2026, 3:44:00 PM WIB
Last Updated
2026-08-26T08:44:18Z
(Gambar ilustrasi)
Komentar
- Diduga Pencurian Benda Cagar Budaya di Genteng Wetan: Pelaku Ringkus, Nama Kanit Reskrim Polsek Genteng Terseret Isu
- 0
