-->

Food

Jelang Muktamar ke-35 NU, Tim Gabungan Jombang Gencarkan Edukasi Ketertiban Lewat Aksi Humanis

Selasa, Agustus 25, 2026, 11:02:00 AM WIB Last Updated 2026-08-25T04:02:20Z

 


JOMBANG,KOMPASGRUPS.COM—Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah Kabupaten Jombang terus melakukan berbagai langkah untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun para tamu yang akan datang. Salah satunya melalui aksi simpatik dan humanis yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang pada Senin (24/8/2026) malam.


Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Polisi Militer (PM), hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jombang. OPD yang terlibat di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Camat Jombang.


Aksi tersebut juga mendapat dukungan dari unsur organisasi NU, seperti Banser dan Fatayat. Kolaborasi lintas instansi dan elemen masyarakat itu dilakukan sebagai bentuk kesiapan Kabupaten Jombang menjadi tuan rumah yang ramah sekaligus menjaga ketertiban menjelang agenda besar Muktamar ke-35 NU.


Sejumlah pejabat turut turun langsung dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Bupati Jombang Salmanudin S.Ag., M.Pd. atau Gus Wabup, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang Drs. Purwanto, M.KP., serta Kepala Satpol PP Jombang Samsudi, S.H., M.Si., bersama sejumlah kepala OPD terkait.


Tim gabungan menyusuri sejumlah ruas jalan strategis di kawasan perkotaan Jombang, mulai dari Jalan Gus Dur, Jalan A. Yani, hingga Jalan Hasyim Asy'ari. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyapa dan berdialog langsung dengan pelaku UMKM, pedagang angkringan, serta warga yang beraktivitas di kawasan tersebut.


Pendekatan yang dilakukan tidak sebatas memberikan imbauan. Satpol PP bersama jajaran pimpinan daerah dan tim gabungan juga membagikan sebanyak 500 kerudung gratis kepada pedagang perempuan. Pembagian tersebut menjadi bagian dari pendekatan persuasif untuk mengajak masyarakat menjaga kesopanan dalam berpakaian sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat dan tamu Muktamar.


Gus Wabup Salmanudin mengatakan, pembagian kerudung tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan berpakaian yang lebih santun. Ia juga menyampaikan bahwa apabila jumlah kerudung yang dibagikan masih belum mencukupi, pihaknya siap kembali memberikan tambahan.


Selain mengingatkan mengenai etika berbusana, Gus Wabup juga mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga lingkungan usaha agar tetap aman, nyaman, dan terbebas dari peredaran minuman keras. Ia turut mendoakan agar usaha para pedagang lokal semakin lancar, rezeki yang sempat berkurang kembali meningkat, serta memberikan keberkahan bagi keluarga.


Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang Samsudi menegaskan bahwa menjaga ketertiban menjelang Muktamar ke-35 NU bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Menurutnya, seluruh masyarakat memiliki peran penting untuk menciptakan Jombang sebagai daerah yang ramah, tertib, dan kondusif bagi para tamu yang datang.


Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah ketentuan disampaikan kepada para pedagang kaki lima dan pengelola angkringan. Pedagang diimbau mengenakan pakaian yang sopan dengan menutup bahu dan dada serta tidak menampilkan unsur pornografi, politik maupun SARA. Pedagang juga diingatkan agar tidak menjual, menyimpan, maupun mengedarkan minuman beralkohol.


Selain itu, pedagang diminta memperhatikan batas waktu operasional yang ditetapkan maksimal hingga pukul 23.00 WIB. Penataan ruang publik juga menjadi perhatian, khususnya penggunaan trotoar yang harus tetap difungsikan untuk pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas.


Edukasi juga diberikan kepada masyarakat terkait keselamatan lalu lintas di sekitar persimpangan dan lampu pengatur lalu lintas. Berdasarkan ketentuan mengenai ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, kawasan traffic light diimbau terbebas dari aktivitas berjualan, mengamen maupun mengemis yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.


Samsudi juga mengajak pengguna jalan untuk tidak memberikan uang maupun barang kepada pengamen atau pengemis di tengah jalan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya mengurangi potensi kecelakaan, kemacetan, serta gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan.


Melalui aksi simpatik yang mengedepankan dialog, edukasi, dan pendekatan kekeluargaan tersebut, Pemkab Jombang berharap kesadaran masyarakat terhadap ketertiban terus meningkat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Jombang diharapkan mampu menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dengan suasana yang aman, tertib, nyaman, hangat, dan kondusif.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Jelang Muktamar ke-35 NU, Tim Gabungan Jombang Gencarkan Edukasi Ketertiban Lewat Aksi Humanis
  • 0

Terkini

Music