JOMBANG,KOMPASGRUPS.COM – Kebakaran terjadi di Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah yang berada di Dusun Tanggungan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026). Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.20 WIB.
Kebakaran tersebut sempat membuat para santri yang berada di dalam asrama panik. Saat kejadian berlangsung, sejumlah santri sedang melaksanakan kegiatan di dalam bangunan asrama.
Para santri pertama kali mengetahui adanya kebakaran setelah mendengar suara seperti gemeretak api. Mengetahui kondisi tersebut, para santri kemudian segera keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.
Setelah berada di luar asrama, para santri memberitahukan kejadian tersebut kepada pengurus pondok pesantren. Pengurus kemudian melihat adanya kepulan asap yang muncul dari bagian atas gedung asrama.
Mengetahui adanya kebakaran, pengurus segera menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak Polsek Diwek. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman api.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.41 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kepolisian bersama tim terkait melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui titik awal serta dugaan penyebab kebakaran.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), api pertama kali diketahui berada di gedung asrama lantai 3. Ruangan tersebut digunakan sebagai gudang dan di dalamnya terdapat tumpukan kasur busa.
Keberadaan tumpukan kasur busa membuat api dapat dengan cepat membakar sejumlah material yang berada di dalam ruangan. Meski demikian, petugas berhasil melakukan penanganan sehingga kebakaran dapat dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan.
Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Nilai tersebut masih merupakan estimasi berdasarkan kondisi bangunan serta barang-barang yang terdampak akibat kebakaran.
Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha, S.H., M.H., melalui jajaran Polsek Diwek bersama SPKT Polres Jombang dan Unit Identifikasi telah melakukan sejumlah langkah penanganan. Petugas mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian.
Pihak kepolisian juga masih mendalami informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian guna memastikan kronologi dan penyebab kebakaran. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh gambaran kejadian berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan.
Kepolisian mengimbau pengelola pondok pesantren maupun masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik secara berkala, terutama pada bangunan yang digunakan untuk aktivitas banyak orang. Pemeriksaan instalasi dan penggunaan beban listrik yang sesuai diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran akibat gangguan kelistrikan. (Zafin)


